Portal antologi UPI

INFANTIA (PGPAUD SERANG)

Antologi Program Studi PGPAUD (Serang)

« Volume 8, Nomor 3, Oktober 2020

PERILAKU AGRESIF ANAK USIA DINI YANG EBRASAL DARI KELUARGA BERSTATUS SOSIAL EKONOMI LEMAH

Vani Yatul Falah
vaniyatulfalah@gmail.com
Novi Sofia Fitriasari
novisofia@upi.edu
Esya Anesty Mashudi
esyaanesty@upi.edu

Abstrak
Kecerdasan emosional pada Perilaku agresif adalah perbuatan atau tingkah laku yang bisa membahayakan dan menyakiti diri sendiri maupun orang lain yang ada disekitarnya seperti mendorong, berkelahi, menyerang, menghina, berkata kasar, merebut mainan bahkan merusak barang yang ada disekitarnya. Penyebab perilaku agresif pada anak sangatlah beragam, tidak hanya disebabkan oleh dorongan dalam diri anak, namun dipengaruhi juga oleh kognisi dan faktor lingkungan dimana anak mempelajari perilaku agresif dari pengamatan dan pengalaman. Pengaruh terbesar perilaku agresif anak berasal dari keluarga dengan lingkungan tempat tinggal dan berasal dari keluarga dengan tingkat pendapatan rendah terlihat memiliki pengalaman masalah perilaku dibandingkan dengan anak yang hidup dalam keluarga yang berkecukupan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji secara lebih dalam mengenai perilaku agresif anak usia dini yang berasal dari keluarga berstatus sosial ekonomi lemah. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah satu orang yaitu anak usia dini berinisial AA yang berjenis kelamin laki-laki dan berusia 7 tahun. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pola perilaku agresif anak usia dini yang berasal dari keluarga berstatus sosial ekonomi lemah lebih cenderung pada agresi lisan seperti membentak, berkata kasar, dan melontarkan kalimat ancaman. Pada level yang lebih tinggi pola perilaku agresif yang terbentuk adalah agresi fisik yaitu memukul dan mendorong, kedua bentuk agresi tersebut diiringi oleh agresi tidak langsung seperti mengejek kekurangan orang lain. Anak yang berasal dari keluarga berstatus sosial ekonomi lemah rentan menunjukan perilaku agresif karena disebabkan dari lingkungan yang kurang kondusif dan pemenuhan kebutuhan yang tidak terpenuhi.
Kata kunci : Perilaku agresif, Ekonomi lemah


Abstract
Aggressive behavior is an act or behavior that can harm and hurt oneself or others around them, such as pushing, fighting, attacking, insulting, saying harshly, grabbing toys and even destroying things around them. The causes of aggressive behavior in children are very diverse, not only due to impulses in children, but also by cognition and environmental factors where children learn aggressive behavior from observation and experience. The biggest influence of children's aggressive behavior comes from families with a living environment and those with low income levels are seen to have experiences of behavioral problems compared to children living in well-off families. The purpose of this study was to examine more deeply the aggressive behavior of early childhood who comes from families with weak socioeconomic status. This research uses a case study method with a qualitative approach. Participants in this study amounted to one person, namely early childhood with the initials AA who is male and 7 years old. The results of the study show that the aggressive behavior patterns of early childhood who come from families with weak socioeconomic status are more likely to verbal aggression such as yelling, speaking harshly, and threatening sentences. At a higher level, the pattern of aggressive behavior that is formed is physical aggression, namely hitting and pushing, both forms of aggression are accompanied by indirect aggression such as mocking other people's shortcomings. Children who come from families with weak socioeconomic status are prone to show aggressive behavior due to an unfavorable environment and unmet needs.
Keyword : Aggressive behavior, Economic is weak

Fulltext       Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share it

© Universitas Pendidikan Indonesia 2014.