Portal antologi UPI

KALIMAYA (PGSD SERANG)

Antologi Program Studi PGSD (Serang)

« Volume 3, Nomor 2, September 2015

PENERAPAN METODE ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI PROKLAMASI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA (PTK di Kelas V SDN Taktakan 2 Kecamatan Taktakan Kota Serang)

ALIP RUZKI
DRS. DARMAWAN, M.PD.
Esya Anesty Mashudi, S.Pd., M.Pd.

Abstrak
ABSTRAK

Suatu proses pembelajaran seharusnya tidak hanya menyampaikan pengetahuan dan keterampilan saja, akan tetapi dapat mendorong perkembangan pemahaman dan penghayatan peserta didik terhadap prinsip dan nilai suatu materi. Seperti halnya pembelajaran IPS yang sangat sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, sehingga peserta didik dituntut langsung untuk dapat bertindak sesuai dengan berbekal pemahaman dan pengahayatan yang dimiliki, bukan hanya sekedar pengetahuan akademik saja. Namun, kondisi dilapangan tidak mendukung tujuan pembelajaran IPS yang menunjukkan masih adanya beberapa kenyataan bahwa pembelajaran IPS di SD belum begitu efektif. Proses belajar mengajar yang masih cenderung didominasi oleh metode ceramah, dan kurang adanya inovasi-inovasi dalam rancangan pembelajaran menjadi indikasi utama permasalahan ini. Khsusunya dalam materi Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di kelas V, materi ini cukup rentan menjadi pembelajaran yang mementingkan pengetahuan kognitif saja, karena umumnya dianggap suatu materi tentang masa lalu yang tidak akan dialami oleh peserta didik. Oleh karena itu, metode role playing dianggap sebagai metode pembelajaran yang sesuai untuk materi ini karena role playing akan membawa peserta didik dalam suasana belajar yang membayangkan dirinya seolah-olah berada di luar kelas dan memainkan peran orang lain. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di kelas VA SDN Taktakan 2 Kecamatan Taktakan Kota Serang. Hasil belajar siswa kelas VA pada materi Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada pra siklus yang hanya mencapai rata-rata kelas 52,5. Kemudian setelah dilakukan tindakan siklus I, diperoleh hasil belajar dengan rata-rata kelas 79,6 dan hasil observasi aktivitas siswa sebesar 2,25. Hasil tersebut sudah cukup baik namun harus ditingkatkan lagi, tindakan yang dilakukan yaitu siklus II dengan hasil belajar mencapai rata-rata kelas sebesar 91,8 dan hasil observasi aktivitas siswa sebesar 3,32 dengan kategori sangat baik. Hasil tersebut sudah menunjukkan peningkatan yang sangat baik.

Kata kunci : Role Playing, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia


Abstract

A learning process should not only convey knowledge and skills, but also can encourage the development of understanding and appreciation of students to the principles and values of the material. As well as learning social studies very often encountered in everyday life, so that learners are required to be able to act immediately in accordance with the Armed understanding and pengahayatan owned, not just academic knowledge alone. However, the condition of the field does not support the learning goals IPS indicative of the fact that some learning in elementary social studies have not been so effective. Learning process still tends to be dominated by a lecture, and a lack of innovation in the design of learning become a major indication of this problem. Particular in the material Proclamation of Independence of the Republic of Indonesia in fifth grade, this material is quite vulnerable to learning that emphasizes cognitive knowledge, because it is generally considered to be a matter of the past will not be experienced by learners. Therefore, the method of role playing is regarded as learning methods appropriate for this material as role playing will bring learners in a learning atmosphere imagines himself as if it were outside the classroom and play the role of others. The method used is a Class Action Research (PTK) in the class of VA SDN Taktakan 2 Taktakan District of Serang. VA grade student learning outcomes in the material Proclamation of Indonesian Independence on pre cycle that only reached an average of 52.5 class. Then, after the act of the first cycle, the result of learning with an average grade of 79.6 and the observation of student activity of 2.25. The results are quite good, but should be improved further, that the action taken by the second cycle of learning outcomes achieved an average grade of 91.8 and the observation of student activity of 3.32 with the very good category. The results have shown excellent improvement.

Keyword : Role Playing, Proclamation of Indonesian Independence

Fulltext       Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share it

© Universitas Pendidikan Indonesia 2014.