Portal antologi UPI

Pedadidaktika

Antologi Program Studi PGSD (Tasikmalaya)

« Volume 2, Nomor 2, Agustus 2014

KESALAHAN PENGGUNAAN HURUF KAPITAL DALAM PENULISAN KALIMAT SEDERHANA SISWA SEKOLAH DASAR (Studi Kasus terhadap Tulisan Siswa Kelas II SD Negeri 1 Neglasari Kota Banjar)

CHUSNA ARIFAH
CECE RAKHMAT, PROF.DR.H. M.PD.
SENI APRILIYA, M.PD.

Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesalahan penggunaan huruf kapital pada kalimat sederhana yang ditulis siswa kelas II SD Negeri 1 Neglasari Kota Banjar. Berdasarkan kompetensi dasar mata pelajaran bahasa Indonesia kelas II pada kurikulum tingkat satuan pendidikan tahun 2006, yakni “4.2 Menulis kalimat sederhana yang didiktekan guru dengan menggunakan huruf tegak bersambung dan memperhatikan penggunaan huruf kapital dan tanda titik.” (Depdiknas, 2007, hlm.7) Siswa harus mampu menulis kalimat sederhana dengan memperhatikan penggunaan huruf kapital yang sesuai dengan pedoman ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan. Hal tersebut mengakibatkan kesenjangan antara kompetensi dasar dengan kenyataan di lapangan. Dalam penelitian ini, siswa ditugaskan untuk menulis beberapa kalimat sederhana, dimana kalimat sederhana tersebut merupakan objek penelitian. Penelitian ini disusun dan dilaksanakan dengan menggunakan metode studi kasus melalui pendekatan kualitatif. Tujuannya untuk mendeskripsikan kesalahan penggunaan huruf kapital pada kalimat sederhana yang ditulis siswa, berikut faktor-faktor penyebabnya, serta antisipasi yang dilakukan guru terhadap permasalan tersebut. Dalam mendeskripsikan data penelitian, penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesalahan penggunaan huruf kapital pada penggunaan huruf pertama nama tempat memiliki persentase kesalahan paling banyak, yakni 43%. Sedangkan persentase kesalahan penggunaan huruf kapital pada huruf pertama awal kalimat adalah 34% dan persentase kesalahan penggunaan huruf kapital pada huruf pertama nama orang adalah 32%. Faktor-faktor penyebab kesalahan penggunaan huruf kapital tersebut, di antaranya disebabkan oleh faktor motivasi, intelegensi, sikap, guru, materi ajar, dan latar belakang keluarga siswa. Upaya yang dilakukan guru untuk menanggulangi kesalahan penggunaan huruf kapital pada kalimat sederhana, yakni melakukan koordinasi yang baik dengan semua pihak dan memberikan les tambahan atau pengayaan kepada siswa.
Kata kunci : studi kasus, kesalahan penggunaan huruf kapital, kalimat sederhana


Abstract

Keyword :

Fulltext       Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share it

© Universitas Pendidikan Indonesia 2014.