Portal antologi UPI

DANGIANG SUNDA

Antologi Program Studi Pendidikan Bahasa Daerah

« Volume 5, Nomor 1, April 2017

MODEL APLIKASI LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) EDMODO DALAM PEMBELAJARAN MENULIS BAHASAN BUDAYA (Studi Kuasi Eksperimen pada Siswa Kelas VIII F SMP Negeri 5 Bandung Tahun Ajaran 2016/2017)

ADI PERMANA YUDHA KOSWARA
adi_permana17@ymail.com
NUNUY NURJANAH, DR. HJ., M.PD.
nunuy.nurjanah@upi.edu
Ade Sutisna, M.Pd
ade.sutisna@upi.edu

Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan menulis bahasan budayasiswa kelas VIII F SMP Negeri 5 Bandung tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrifsikan sebelum, sesudah, dan perbedaan dalam kemampuan menulis bahasan budayasiswa kelas VIII F SMP Negeri 5 Bandung menggunakan LMS Edmodo. Metode yang digunakan adalah studi kuasi eksperimen, dengan desain penelitian one group pretests posttest design. Sumber data penelitian adalah siswa kelas VIII F SMP Negeri 5 Bandung. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah instrument tes. Data yang sudah diperoleh dianalisis menggunakan analisis t-test. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata kemampuan belajar menulis bahasan budaya siswa kelas VIII F sebelum menggunakan LMS Edmodo adalah 65,25 dari Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu75. Hal tersebut membuktikan bahwa siswa belum mampu menulisbahasan budaya. Sedangkan rata-rata nilai setelah menggunakan LMS Edmodo adalah 75, sudah memenuhi KKM. Setelah dilaksanakan analisis t-test terbukti bahwa tina db (19) dengan kepercayaan 99% 2,51 dengan jumlah yaitu5,44. Berdasarkan hasil hipotesis, bisa disimpulkan bahwa > yakni 5,44> 2,51 yang berarti hipot├ęsis alternatif ( ) diterima dan hipot├ęsis nol ( ) ditolak. Artinya, LMS Edmodo dapat meningkatkan kemampuan menulis bahasan budayasiswa kelas VIII F SMP Negeri 5 Bandung tahun ajaran 2016/2017.
Kata kunci : LMS Edmodo, menulis, bahasan budaya


Abstract

Keyword :

Fulltext       Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share it

© Universitas Pendidikan Indonesia 2014.