Portal antologi UPI

Geography Education Anthology

Antologi Program Studi Pendidikan Geografi

« Volume 4, Nomor 2, Agustus 2016

RESPON MASYARAKAT TERHADAP ABRASI DI KECAMATAN JUNTINYUAT KABUPATEN INDRAMAYU

F. S. Nisa
sofiatunnisaf@gmail.com
D. Rohmat
dederohmat@upi.edu
W. Eridiana
wahyueridiana@upi.edu

Abstrak
Abrasi di Kecamatan Juntinyuat sudah cukup parah, sebagian besar permukiman menghadap langsung ke laut, bahkan terdapat beberapa permukiman yang sudah tergusur karena abrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan masyarakat mengenai kondisi abrasi, mengidentifikasi dampak abrasi, serta mengidentifakasi sikap dan upaya masyarakat untuk mengurangi dampak abrasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan jenis metode survei. Adapun pengumpulan data yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil observasi dan wawancara. Sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi literature dan studi dokumentasi. Teknik sampling atau teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik probability sampling yaitu proportionate stratified random sampling. Penentuan jumlah sampel ditentukan oleh jumlah populasi pada lokasi penelitian dengan menggunakan perhitungan Slovin, sehingga didapat sampel berjumlah 100 orang. Analisis respon masyarakat terhadap abrasi dilakukan dengan analisis deskriptif skala likert, analisis persentase dan analisis kerusakan pantai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat mengetahui kondisi abrasi yang terjadi di lokasi penelitian. Abrasi disebabkan oleh arus yang kuat dan gelombang yang besar, serta akibat ulah manusia seperti pendirian bangunan permukiman atau fasilitas sosial. Dampak abrasi yang paling menonjol adalah kerusakan terhadap bangunan yang berada dipinggir pantai, saat ini terdapat 2 rumah yang kondisinya sudah tidak utuh karena tergerus abrasi. Kecamatan Juntinyuat termasuk dalam kriteria kerusakan sedang yaitu 0,5-2,0m/tahun, namun jika dibiarkan abrasi akan semakin parah. Sikap masyarakat di pinggir pantai Juntiyuat sangat acuh, sebagian besar masyarakat tidak ada upaya yang dilakukan untuk mengurangi dampak abrasi. Rekomendasi penelitian ini adalah masyarakat dan pemerintah harus bekerja sama menjaga kelestraian pantai, membangun pemecah gelombang yang kokoh dan pembuatan hutan mangrove.
Kata kunci : Respon, masyarakat, Kondisi Abrasi


Abstract
Abrasion in district Juntinyuat have been severely, most houses facing directly into the sea, even there are several houses already displaced because abrasion. This study attempts to analyze community awareness about the condition abrasion, the impact of abrasion identification, and identification attitudes and community efforts to reduce the impact abrasion. Methods used in research is descriptive methods to method of surveying. But data collection the primary and secondary data acquired through study literature and study documentation. Technique sampling is probability of sampling proportionate stratified random sampling. The determination of the total sample 100 people. An analysis of the community abrasion done with descriptive analysis likert scale, the percentage of analysis and analysis damage to coastlines. The result of this research indicates that people know the state abrasion occurring in research location. Abrasion caused by strong current and waves great, and because of the work of human like the establishment of residential building or social facilities. The impact of abrasion most prominent is damage to buildings on the coastline, currently there are 2 houses that conditions are not whole because gradually crushed abrasion. District Juntinyuat criteria including in damage being namely 0,5-2,0m/year, but it left abrasion will be more severe. The attitude of society on the coastline Juntinyuat very dismissive, most of the community no effort undertaken to reduce the impact of abrasion. Recommendation of this research is the community and government must work to keep the beach, build breakwaters in stout and manufacture of mangrove.
Keyword : Response, The community, Condition of abrasion.

Fulltext       Abstrak DOC       Abstrak PDF       Send to email      Print      Share it

© Universitas Pendidikan Indonesia 2014.